Melemah Makin Dalam, Rupiah Terpuruk ke Rp15.186/USD

AKARTA – Rupiah di awal perdagangan hari ini makin terpuruk setelah dolar Amerika Serikat (USD) makin melesat dipacu survei berpengaruh di sektor jasa AS menunjukkan aktivitas terkuat sejak Agustus 1997.

Meningkatnya imbal hasil surat utang AS juga membuat mata uang Negeri Paman Sam ini makin perkasa. Dolar hari ini juga mengungguli yen ke posisi tertinggi dalam 11 bulan terakhir. Demikian pula terhadap euro, dolar hari ini menguat ke posisi USD1,1476 dari sebelumnya USD1,1593 pada Rabu (3/10) lalu.

Sementara rupiah pagi ini terjerembab ke level Rp15.186/USD, jauh meninggalkan level penutupannya di Rp15.075/USD kemarin. Berita-berita positif dari pemerintah terkait dengan upaya menstabilkan nilai tukar rupiah rupanya masih belum mampu membantu rupiah bertahan dari pelemahannya.

“Diharapkan pelemahan hari ini lebih terbatas. Tapi tetap cermati dan waspadai berbagai sentimen yang dapat membuat rupiah kembali melemah,” ujar Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Reza mengakui, dari perdagangan valas, terlihat pergerakan rupiah masih menunjukkan pelemahan. Pemberitaan terkait dengan apresiasi Kementerian Keuangan terhadap perusahaan swasta yang meningkatkan transaksi rupiahnya untuk membantu menopang stabilitas nilai tukar rupiah kemarin tak banyak membantu.

“Kita harap ini dapat ditularkan pada sejumlah perusahaan lainnya di Indonesia. Namun keinginan pemerintah agar investasi bisa lebih meningkat di tahun politik tampaknya belum cukup kuat mengangkat rupiah,” pungkasnya.

 

Sumber : https://ekbis.sindonews.com/read/1343489/32/melemah-makin-dalam-rupiah-terpuruk-ke-rp15186usd-1538623382

No Comments

Leave a Reply